Kedutaan Besar Australia
Indonesia

Prima Ballerina Australia Menari di Ciliwung

Siaran Media

29 Agustus 2015

Prima Ballerina Australia Menari di Ciliwung

Kedutaan Besar Australia, Jakarta bekerjasama dengan Yayasan Bina Ballet Indonesia (Ballet.id) dengan bangga mempersembahkan Menari Balet di Ciliwung (Ballet Goes to Ciliwung), sebuah program pengembangan masyarakat yang ditujukan untuk anak-anak di Ciliwung, Jakarta. Workshop tarian yang diadakan di Sanggar Ciliwung Merdeka hari ini, adalah pembinaan balet pertama di Ciliwung.

Juliet Burnett prima ballerina Australia, yang juga keponakan dari penyair dan penulis drama kenamaan Indonesia WS Rendra, akan memimpin program komunitas ini. Juliet akan mengajar dan berbagi pengalaman dengan anak-anak di Kampung Ciliwung dan mendukung anak-anak untuk diperkenalkan dengan tari balet.

Selama perjalanannya ke Indonesia, Juliet Burnett juga memimpin Ballet Master Class untuk anak-anak dari lembaga balet Indonesia dan tampil dalam The First Indonesian Ballet Gala pada tanggal 22 Agustus 2015. The First Indonesian Ballet Gala mempersembahkan sebuah kolaborasi tarian balet internasional dengan penari profesional asal Indonesia, Australia, Republik Ceko dan Korea.

Anak-anak di Ciliwung memiliki minat yang kuat dalam tari dan seni; mereka secara mandiri berlatih tarian tradisional dengan menggunakan YouTube sebagai metode belajar mereka. Program Menari Balet di Ciliwung (Ballet Goes to Ciliwung) juga akan menyalurkan beasiswa kepada anak-anak berbakat untuk menghadiri sekolah balet, sehingga mereka dapat mengikuti pelajaran balet yang lebih terstruktur dan formal.

Kedutaan Besar Australia, Jakarta senang dapat terlibat dalam 'Ballet Goes to Ciliwung' bekerjasama dengan siswa dari Ikatan Pengajar Balet Indonesia dan relawan dari Ballet.id. Atase Kebudayaan dan Kreatif Diplomasi, Alison Purnell mengatakan 'Ballet Goes to Ciliwung' diharapkan dapat menjadi ajang berbagi pengalaman tari dan keterampilan dengan generasi muda dan mendorong minat anak-anak terhadap tarian dan seni.

 


Pertanyaan Media:
Alison Purnell, Atase Kebudayaan dan Kreatif Diplomasi tel. (021) 2550 5260