Kedutaan Besar Australia
Indonesia

Bush Tucker Datang ke Jakarta

Siaran Media

11 April 2017

 

Pernah mencicipi steak daging kanguru, daging buaya asap atau finger lime? Koki selebriti asal Australia Lynton Tapp hadir di Jakarta minggu ini membawa serta cita rasa pedalaman Australia (Australian Outback).

Bush tucker merupakan istilah untuk bahan-bahan pangan dan bumbu-bumbu asli Australia yang sudah digunakan secara turun-temurun oleh masyarakat Aborijin Australia.  Tumbuh dewasa di sebuah peternakan dekat Katherine di Northern Territory, Australia, kecintaan Lynton dengan makanan asli Australia dimulai, bersamaan dengan apresiasinya yang mendalam akan bahasa asli, cerita, dan budaya.

Pemenang kedua MasterChef Australia 2013 dan penulis buku resep berjudul Outback Pantry, Lynton kini memandu dua acara masak Australia; My Market Kitchen dan A Taste of Travel.

Hadir di Outback Culinary Showcase di Jakata, Duta Besar Australia untuk Indonesia, Paul Grigson, mengatakan bush tucker bisa berupa apapun yang tumbuh atau terdapat di alam liar; binatang, buah, biji-bijian, serangga, atau madu dari lebah.

“Masakan modern Australia itu kreatif dan mencerminkan sumber daya serta produk lokal kami yang berlimpah. Outback Pantry akan mengombinasikan daging sapi berkelas dunia, buah, dan beras sebagai komplimen bagi masakan Indonesia,” kata Duta Besar Grigson.

Selama berada di Jakarta Lynton akan memperlihatkan cara memasak makanan menggunakan resepnya yang unik dengan bahan-bahan yang dapat ditemukan di kedua negara seperti jahe, serai, ikan putih (barramundi), lemon, dan sambal buatannya sendiri.

Peternak sapi yang berubah menjadi koki ini akan berkunjung ke Universitas Bina Nusantara dan juga Universitas Podomoro untuk memperkenalkan masakan favoritnya kepada para koki muda Jakarta.

 

Pertanyaan Media: Public-Affairs-JAKT@dfat.gov.au