Kedutaan Besar Australia
Indonesia

Menteri Bowen Bersama Mitra Kawasan Membahas Perlindungan Perbatasan Dan Penyelundupan Manusia

Arsip Siaran Media
Menteri Imigrasi dan Kewarganegaraan, Chris Bowen MP

11 Oktober 2010

Menteri Bowen Bersama Mitra Kawasan Membahas Perlindungan Perbatasan dan Penyelundupan Manusia

Menteri Imigrasi dan Kewarganegaraan Australia, Chris Bowen MP, akan bertolak dari Australia hari ini untuk berkunjung ke Indonesia, Malaysia dan Timor Timur guna melanjutkan pembicaraan tentang pendekatan kawasan terhadap migrasi tidak teratur.

Bowen berujar Pemerintah Australia bertekad untuk menjalin kerjasama yang kukuh dengan tetangga-tetangga kawasan tentang permasalahan penyelundupan manusia dan keamanan perbatasan.

“Indonesia, Malaysia dan Timor Timur merupakan mitra kunci bagi Australia dan pemerintah kami bertekad untuk menjalin hubungan kerja yang erat dan praktis,” ujar Bowen.

“Ini merupakan kesempatan yang penting untuk membicarakan kepentingan kita bersama untuk meningkatkan kerja sama guna menangani permasalahan-permasalahan sekitar penyelundupan manusia dan migrasi tidak teratur di kawasan kita.

“Saya bermaksud untuk membicarakan dengan tetangga-tetangga kami tentang Kerangka Perlindungan Kawasan yang berkelanjutan sebagai bagian dari kunjungan tersebut.

“Suatu kerangka yang melibatkan mitra-mitra kawasan kami merupakan cara yang paling efektif untuk secara utuh menangani migrasi tidak teratur di kawasan dan menghilangkan insentif bagi orang untuk melakukan pelayaran di laut yang berbahaya dan menantang maut tersebut.

“Kerangka tersebut akan mencakup pengembangan pendekatan yang menyeluruh pada pemrosesan pencari suaka dengan kerja sama para mitra kawasan dan organisasi internasional yang relevan, termasuk Komisi Tinggi untuk Pengungsi Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNHCR).

“Fokus kita mesti pada pengembangan pemecahan yang berkelanjutan dan lestari atas permasalahan penyelundupan manusia dengan mitra kawasan kami dan organisasi internasional kunci.”

Pertemuan di Timor Timur akan membicarakan potensi Timor Timur untuk memainkan peran dalam Kerangka Perlindungan Kawasan yang diusulkan tersebut, termasuk kemungkinan mendirikan Pusat Pemrosesan Kawasan di Timor Timur.

Selain itu, Menteri Bowen juga akan bertemu dengan perwakilan UNHCR, Organisasi Internasional untuk Migrasi dan pemangku kepentingan kunci lainnya selama lawatan tersebut.

“Apa yang membedakan pendekatan Pemerintah dengan posisi Oposisi kami sekarang ini tentang perlindungan perbatasan dan penyelundupan manusia adalah komitmen kami untuk melibatkan baik kawasan kita maupun masyarakat internasional. Lebih penting lagi, kami mengakui bahwa tantangan yang kita hadapi merupakan tantangan tingkat kawasan dan global,” ujar Bowen.

“Saya menghargai keterlibatan positif Timor Timur, Indonesia, dan Malaysia pada permasalahan ini dan saya menantikan kesempatan untuk bertemu lebih banyak lagi tentangga kawasan kami dalam waktu dekat guna membicarakan lebih jauh lagi Kerangka Perlindungan Kawasan.”

Pertanyaan Pers:
Jenny Dee (Atase Pers) tel. (021) 2550 5290 hp. 0811 187 3175