Kedutaan Besar Australia
Indonesia

Festival Sinema Australia Indonesia 2016

Media Release

29 Januari 2016

Pembukaan Festival Sinema Australia Indonesia berlangsung meriah kemarin malam dengan film-film horor “Malam Jumat” Backtrack (Australia), Killers (Indonesia) dan Grave Torture (Indonesia).

Sebagai bagian dari perayaan Australia Day pekan ini, Kedutaan Besar Australia di Jakarta selama tiga hari mempersembahkan film-film Australia serta film-film Indonesia yang dibuat oleh alumni Australia yang berhasil.

Australia bangga memiliki beberapa pembuat film dan aktor teratas di dunia. Festival Sinema ini mempersembahkan film-film pemenang aneka-penghargaan termasuk The Dressmaker, dengan pemain utama Kate Winslet dan Judy Davis, serta Paper Planes, kisah tentang pengharapan dan keberuntungan. Film-film tersebut diputar pada 29-31 Januari di Cinema XXI Plaza Senayan.

Sutradara Indonesia yang ternama Joko Anwar serta jurnalis-artis Marissa Anita, yang mempunyai hubungan erat dengan Australia, bertindak sebagai duta Festival.

“Festival Sinema Australia Indonesia memberi kesempatan kepada para pencinta film Indonesia untuk berkenalan secara lebih mendalam dengan film-film Australia layar lebar,” ujar Joko yang film terbarunya A Copy of My Mind akan diputar perdana pada 11 Februari 2016.

Festival ini juga mempersembahkan The Mirror Never Lies karya sutradara Indonesia Kamila Andini yang akan ambil bagian dalam sesi tanya-jawab setelah pemutaran film The Dressmaker.

Pemutaran terakhir adalah pada Minggu Ceria di mana para pemirsa dapat menonton Paper Planes dan Oddball sekaligus kompetisi kapal terbang kertas. 

Kontak untuk Media:
Public.affairs-jakt@dfat.gov.au
08111873175

Info tentang festival/film kunjungi: http://bit.ly/FSAI2016