Kedutaan Besar Australia
Indonesia

Dewan Menteri Australia-Indonesia dalam Bidang Hukum dan Keamanan

Senator The Hon George Brandis QC
Jaksa Agung

The Hon Michael Keenan MP
Menteri Kehakiman
Menteri Pembantu Perdana Menteri Bidang Anti-terorisme

The Hon Dan Teehan MP
Menteri Pembantu Perdana Menteri Bidang Keamanan Siber

Siaran Media Bersama

1 Februari 2017

Dewan Menteri Australia-Indonesia dalam Bidang Hukum dan Keamanan

Jaksa Agung, Menteri Kehakiman dan Menteri Pembantu Perdana Menteri bidang Anti-Terorisme, dan Menteri Pembantu Perdana Menteri bidang Keamanan Siber Australia akan melakukan perjalanan minggu ini ke Jakarta, Indonesia untuk pertemuan Dewan Menteri Australia-Indonesia dalam bidang Hukum dan Keamanan yang ketiga.

Pertemuan yang dipimpin oleh Senator Brandis dan mitranya dari Indonesia - Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Wiranto – mempertemukan menteri-menteri kunci yang bertanggung jawab atas keselamatan dan keamanan warga negara kita dan bertujuan untuk meningkatkan respon kolektif terhadap ancaman yang dihadapi di wilayah kami.

Diskusi, yang akan diselenggarakan pada hari Kamis 2 Februari, akan fokus pada ancaman terorisme yang berkembang, keamanan siber, dan kejahatan transnasional. Kami juga akan berbagi perkembangan terbaru dalam upaya untuk melawan kekerasan ekstrimisme dan mengatasi radikalisasi di penjara dan mencari peluang lebih lanjut untuk kerja sama bilateral.

Tantangan-tantangan global ini merupakan beberapa masalah yang paling sensitif dan rumit yang dihadapi oleh pemerintah berbagai negara saat ini.

Bersama dengan mitra internasional kami, termasuk Indonesia, kami berkomitmen dengan pendekatan strategis dan terkoordinasi, dengan terus berkolaborasi dalam penegakan hukum dan pertukaran intelijen.

Australia dan Indonesia memiliki komitmen yang kukuh untuk wilayah Indo Pasifik yang stabil dan makmur.

Kunjungan ini menegaskan kemitraan yang kuat dan langgeng antara kedua negara dan upaya berkelanjutan untuk bekerja sama dalam menanggapi ancaman kawasan yang timbul dari terorisme, kejahatan transnasional, dan penyusupan siber.

Pertanyaan media:
[email protected]