Kedutaan Besar Australia
Indonesia

Kunjungan Misi Investor Australia ke Indonesia untuk Membuka Lebih Banyak Peluang

Siaran Media

4 Februari 2026

 

Sembilan belas investor terkemuka dan grup bisnis utama Australia berkunjung ke Jakarta pekan ini untuk memperdalam investasi dengan Indonesia, salah satu mitra terdekat Australia.

Kunjungan ini merupakan misi bisnis kelima ke Indonesia sejak Perdana Menteri Anthony Albanese meluncurkan Invested: Australia’s Southeast Asia Economic Strategy to 2040 di Jakarta tahun 2023.

Dipimpin oleh Utusan Khusus Australia untuk Asia Tenggara, Nicholas Moore AO, dan Business Champion Australia untuk Indonesia, Professor Jennifer Westacott AC, para delegasi bertemu dengan sejumlah menteri pemerintah Indonesia, Danantara, serta asosiasi bisnis dan perusahaan terkemuka.

Para delegasi juga berpartisipasi dalam Indonesia Economic Summit 2025 yang diselenggarakan oleh Indonesia Business Council (IBC), termasuk menghadiri inagurasi Indonesia-Australia Business Roundtable. Delegasi bertemu dengan IBC dan Kamar Dagang Indonesia (KADIN) untuk membahas berbagai cara agar Tinjauan Umum dari Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia (IA-CEPA) dapat memajukan hubungan investasi, khususnya di sektor ekonomi hijau, digital, kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur perkotaan.

Misi ini juga meluncurkan edisi kedua dari Invested: Indonesia to 2040 – Opportunities and Pathways for Australian Investors. Dikembangkan bekerja sama dengan IBC, publikasi ini menawarkan kepada investor gambaran sektoral, studi kasus, dan detail platform investasi regional yang didanai oleh Pemerintah Australia yang membuat investasi di Indonesia lebih mudah dan lebih terjangkau.

Pusat Investment Deal Teams dari Pemerintah Australia terdapat di Jakarta, Singapura, dan Ho Chi Minh City. Didukung oleh perwakilan di seluruh Asia Tenggara, Deal Teams bekerja sama dengan pemerintah dan sektor bisnis untuk mengidentifikasi dan memfasilitasi peluang investasi di luar negeri bagi investor Australia.

Inisiatif Deal Teams menyatukan Australian Trade and Investment Commission (Austrade), Export Finance Australia, dan Departemen Luar Negeri dan Perdagangan. Austrade memimpin pelaksanaan inisiatif ini, dan CEO Austrade, Dr. Paul Grimes PSM, berpartisipasi sebagai anggota misi.

Kutipan dari CEO Austrade, Dr Paul Grimes PSM

“Meningkatnya perdagangan dan investasi dua arah dengan Asia Tenggara menghadirkan peluang luar biasa bagi bisnis Australia.

“Indonesia diprediksi akan menjadi ekonomi terbesar keempat di dunia pada pertengahan abad ini.

“Australia ingin menjadi bagian dari kisah pertumbuhan yang ambisius ini. Keterlibatan ekonomi yang lebih besar adalah hal yang baik untuk kemakmuran Australia, Indonesia, dan kawasan yang lebih luas.

“Misi investasi kedua ini datang pada waktu yang tepat bagi Australia dan Indonesia untuk memperdalam hubungan ekonomi kita.

“Kedua negara kita membuka peluang perdagangan dan investasi bersama serta mendukung kemakmuran dan ketahanan ekonomi.

“Pemerintah Australia juga berkomitmen untuk mendukung investor, melalui platform yang didanai pemerintah seperti dana utang Asia Pasifik senilai A$ 175 juta dengan IFM Investors dan dana Plenary investasi kemitraan publik-swasta Asia Tenggara senilai US$ 50 juta.”

Kutipan dari Australia’s Business Champion for Indonesia, Professor Jennifer Westacott AC

“Saya merasa terhormat dapat memimpin bersama delegasi misi bisnis kelima ke Jakarta ini. Kaliber dan ukuran dari delegasi menunjukkan minat investor Australia terhadap Indonesia.

“Australia saat ini merupakan sumber investasi langsung asing ke-9 bagi Indonesia. Banyak perusahaan Australia di Indonesia yang menciptakan lapangan kerja berkualitas tinggi dan mentransfer teknologi sambil beroperasi dengan standar lingkungan yang tinggi.

“Indonesia berupaya meningkatkan daya saing globalnya dan menarik peluang investasi, dan Australia mampu memenuhi tujuan pembangunan Indonesia.

“Sebagai Business Champion, saya ingin memastikan lebih banyak perusahaan dan manajer investasi Australia memahami potensi pertumbuhan Indonesia dan berbagai platform serta mekanisme yang ada untuk memfasilitasi investasi asing.”

Pertanyaan Media: [email protected]  
Foto: https://www.flickr.com/photos/kedubesaustralia/albums/72177720331830932/