Kedutaan Besar Australia
Indonesia

Festival Sinema Australia Indonesia 2026: Menampilkan Kreativitas Australia dan Indonesia Melalui Layar Lebar

Siaran Media

22 April 2026

Festival Sinema Australia dan Indonesia (FSAI) kembali di tahun 2026, membawa film-film kontemporer terbaik Australia dan Indonesia kepada penonton di 11 kota di Indonesia.

“FSAI membawa cerita Australia dan Indonesia secara langsung kepada penonton Indonesia, sehingga memperkuat pemahaman budaya melalui film dan merayakan kemitraan industri kreatif kita yang terus berkembang,” ujar Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rod Brazier.

Festival ini akan dibuka dengan penayangan Kangaroo, film bertemakan drama-komedi yang mengambil latar di Pedalaman Australia, memberikan kisah yang hangat dan menarik serta menekankan pentingnya komunitas dan koneksi di antaranya.

Tahun ini juga menandai pertama kalinya FSAI menyelenggarakan “Screen on the Green”, sebuah pengalaman menonton film di ruang terbuka di Kebun Raya Bogor, memberikan pengalaman baru kepada penonton untuk menikmati film dengan suasana taman yang indah.

FSAI 2026 akan hadir di Jakarta, Manado, Makassar, Semarang, Medan, Surabaya, Banjarmasin, Bogor, Yogyakarta, Kupang, dan Mataram, menampilkan lima film Australia dan dua film karya alumni Australia di Indonesia, bersama empat film pendek Indonesia karya alumni Australian Alumni Awards untuk program film pendek.

Selanjutnya, festival ini juga akan memberikan serangkaian masterclass sinematografi dan produksi film dokumenter, yang diberikan oleh pakar film Australia seperti Andrew Commis, sinematografer dari The Force of Nature: The Dry 2 (salah satu film yang tampil dalam festival), serta Associate Professor Michelle Johnston dari Curtin University.

Tiket untuk pemutaran film dan acara gratis dengan tempat duduk terbatas. Detail selengkapnya di: fsai.id.


Pertanyaan Media: [email protected]

Foto: https://www.flickr.com/photos/kedubesaustralia/albums/72177720333244613/