Kedutaan Besar Australia
Indonesia

Kompetisi Film Pendek Berhadiah Perjalanan ke Australia

5 Oktober 2017

Sineas Indonesia berkesempatan untuk memenangkan perjalanan ke  Australia dalam Kompetisi Film Pendek Festival Sinema Australia Indonesia, yang diluncurkan hari ini.

Duta Besar Australia untuk Indonesia Paul Grigson meresmikan kompetisi ini dalam kelas master di Institut Kesenian Jakarta.

“Ini adalah kesempatan luar biasa bagi para sineas Indonesia untuk unjuk kreativitas,” kata Duta Besar Grigson.

“Kami berharap kompetisi ini akan menghadirkan film-film dengan cerita yang kuat, memikat dan tak terlupakan milik bakat-bakat muda Indonesia.”

Satu panel pakar akan menyeleksi film-film yang akan ditayangkan pada Festival Sinema Australia Indonesia Kedubes Australia pada Januari 2018, dan pemenangnya akan mendapatkan hadiah perjalanan ke Australia. Panel juri termasuk Ketua Senat Akademik Fakultas Film & Televisi IKJ Arturo Guna Priatna, yang menyampaikan materi "Sejarah Film Indie Indonesia" dalam kelas master.

Film pemenang pilihan juri pada Kompetisi Film Pendek di FSAI 2017, Nunggu Teka, besutan sutradara Mahesa Desaga, diputar di perhelatan Melbourne International Film Festival. Film pemenang pilihan penonton diraih oleh Happy Salma untuk karya berjudul Ibu dan Anak Perempuannya.

Pendaftaran kompetisi tahun ini ditutup pada 30 November 2017. Informasi lebih banyak tersedia di situs Kedutaan Besar Australia, Jakarta.


Pertanyaan Media:
public-affairs-JAKT@dfat.gov.au
021 25505547